Bahaya Virus Token Bank BCA dan Mandiri
Malware pencuri uang makin menghantui para pengguna internet banking BCA, juga mengancam para nasabah Bank Mandiri. Sebagian Nasabah sudah menjadi koran dari virus tersebut.
Beberapa waktu lalu, sejumlah user Klik BCA melaporkan kejanggalan disaat mereka mengakses layanan tersebut. Tiba-tiba tampil Pop-Up untuk melakukan sinkronisasi token.
Meskipun beda skenario virus tapi sama konsepnya. Dikabarkan dari berbagai media sudah ada kejadian Nasabah BCA yag rekeningnya di hack setelah berulang kali gagal melakukan transsaksi via internet banking, menyebabkan uang dalam rekeningnya terkurang 13jt. Kronologinya tiba-tiba muncul pop-up saat login dengan tampilan "Sinkronisasi Token" lalu komputernya freeze. setelah login kembali, ternyata uangnya usdha berkurang.
Menurut pihak BCA, itu bukanlah salah satu layanan punya BCA, melainkan buatan pemilik Malware yang memang sudah mengincar korban. Pengguna terkecoh dan mengikuti Perintah yang dicantumkan pada Pop-upp tersebut. secara tidak sadar melakukan transaksi perbankan.
harap segera laporkan ke HALO BCA 500-888 secepatnya
"Setelah korbannya 'menyerah' dan memasukkan data yang diperlukan dalam sinkronisasi token, maka data itu akan langsung digunakan untuk melakukan transfer ke rekening yang telah dipersiapkan," kata pakar antivirus Alfons Tanujaya.
Selain pengguna BCA, kabarnya nasabah bank Mandiri yang memakai layanan internet juga tak luput menjadi korban. Kurang lebih modusnya sama, yakni menyediakan pop-up saat pengguna mengunjungi situs resmi bank tersebut. (Baca: Mengenal Bogachev, Hacker Paling Diburu FBI)
"Hal ini menjadi catatan penting bahwa tidak terjadi pengalihan akses ke situs phishing. Jadi sinkronisasi token bertujuan untuk mendapatkan one time password yang akan digunakan untuk transaksi," jelas Alfons kepada CNN Indonesia.
Sejauh ini sudah ada tiga korban yang diketahui tertipu oleh aksi tersebut, salah satunya menanggung kerugian hingga Rp 13 juta.
Untuk mengantisipasi hal itu pengguna disarankan untuk tidak mengakses pop-up tersebut. Kalau perlu, lakukan pembersihan komputer dengan antivirus terkini.
Pop-up yang muncul saat nasabah membuka internet banking Mandiri (dok.vaksincom). JANGAN DILANJUTKAN JIKA TAMPIL POP-UP "SINGKRONISASI TOKEN" SEPERTI GAMBAR DIATAS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar